
Info Terkini - Seorang wanita yang tega mengiris leher keponakannya yang berusia enam tahun sebelum mengisap darah dari luka, akhirnya tertangkap.
Vamthala Rasmo menghadapi dakwaan pembunuhan atas kematian keponakannya, Korra Anitha.
Anak itu diduga bunuh oleh Vamthala di desa asalnya, Lakeyuputta setelah berselisih dengan kakak iparnya atau ibu anak itu.
Rasmo sudah lama tinggal terpisah dengan suaminya Chiranjeevi, karena perselisihan paham.
Sejak itu, wanita berusia 30 tahun itu memilih untuk tinggal bersama saudara laki-lakinya di desa asalnya Lakeyuputta, dekat kota Visakhapatnam di negara bagian Andhra Pradesh di India tenggara.
Namun wanita itu mendadak marah, setelah saudara iparnya, Chinnammi, menyarankan untuk kembali ke pasangannya.
Polisi mengatakan Rasmo sangat marah dengan Chinnammi sehingga dia mengancam akan membunuh putrinya. Tetapi ancaman itu tidak ditanggapi dengan serius.
Diam-diam, wanita itu mengajak dua keponakannya Korra dan Sandhya ke bukit, mengatakan untuk mencari kayu bakar.
Di sanalah dia melancarkan aksinya, memotong leher Korra dengan pisau.
Sementara itu, adik Korra yang berusia 4 tahun, Sandhya berlari kembali ke desa dan memberi tahu tetangga apa yang telah dilihatnya.
Mereka langsung pergi ke bukit. Dan di sana mereka menemukan Korra dalam kondisi tewas.
Orang-orang segera menangkap Rasmo, yang mereka ikat ke pohon.
Penduduk desa mengklaim bahwa Rasmo mengisap darah dari luka di leher keponakannya ketika mereka menemukannya.
Keluarga merasa benar-benar hancur, lalu memanggil polisi ke tempat kejadian.
Polisi segera menangkap Rasmo yang masih diikat dipohon.
Proses investigasi atas pembunuhan yang dilakukan bibi pada keponakannya itu terus berlanjut.

0 comments:
Post a Comment