ROYALQQ

Seorang Okmun Polisi Diduga Curi Baterai Tower Telkomsel, Terlacak Gara-gara Ini


Info Terkini - Kaur Bin Ops (KBO) Satres Narkoba Polres Pakpak Bharat, Aiptu Suliono menyerah setelah mobil pickup Daihatsu Grand Max BK 8209 CD yang ditumpanginya diadang petugas gabungan Polres Dairi dan Polsek Tiga Panah.

Sebelumnya, Aiptu Suliono diduga mencuri baterai tower Telkomsel di kawasan Pakpak Bharat.  Ia beraksi bersama dua temannya.
"Kami harus meminta bantuan dari Polsek Tiga Panah, (Polres Tanah Karo) supaya bisa mengadang kendaraan yang digunakan pelaku untuk melarikan diri," kata Kanit Reserse Umum (Resum) Polres Dairi, Ipda Sumitro Manurung

Sumitro menceritakan, pengejaran terhadap Aiptu Suliono dan komplotannya berawal dari informasi yang masuk sekitar pukul 05.30 WIB.
Dijelaskan dia, ada kendaraan pencuri baterai tower melintasi wilayah hukum Polres Dairi.

Menindaklanjuti informasi itu, Sumitro bersama anggotanya turun ke lapangan melakukan pengejaran.
"Setelah dicek, ternyata kendaraan milik pelaku terpantau sudah melintas di kawasan Sumbul.

Jadi, kami minta petugas dari Polsek Sumbul untuk langsung melakukan pengejaran," sebutnya.
Mengetahui dirinya sudah dikejar oleh petugas Polres Dairi, Aiptu Suliono justru semakin tancap gas

Sesampainya di kawasan Simpang Merek, kendaraan pelaku berhasil diberhentikan aparat Polsek Tiga Panah, yang telah memblokade jalan.

"Ketika didekati, dua tersangka lainnya berhasil melarikan diri. Sedangkan Aiptu Suliono berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolres Dairi," kata Sumitr

Sebab, tindak pencurian yang dilakukan tersangka berada di wilayah hukum tersebut.

Ada 31 baterai tower yang disembunyikan Suliono di belakang mobilnya.
Terpisah, salah satu teknisi Telkomsel, Senior Sitanggang menjelaskan, aksi pencurian diketahui setelah kantor Telkomsel di Medan memberi kabar.

Pukul 03.00 WIB, alarm GPS baterai tower di Desa Natimb, Kecamatan STTU Jehe, Pakpak Bharat berbunyi.
Mendapat sinyal itu, Senior bersama sejumlah rekannya bernisiatif mendatangi lokasi dimaksud, dan tak lama kemudian berhasil menemukan kendaraan pelaku.

Mereka pun turut melakukan pengejaran.

"Sampai di simpang Salak (Jalan Ahmad Yani-Jalan Runding, Sidikalang), pelaku sempat letuskan senjata ke udara sekali, sekitar jam 6 atau jam 7 pagi gitu," ungkap Senior.

Takut ditembak, mereka pun mundur dan menghubungi petugas Polres Dairi.


Share on Google Plus

About lupa kulit

0 comments:

Post a Comment