ROYALQQ

Kelompok Begal Di Medan Kembali mengganas, Kali ini Melakukan aksinya terhadap seorang wanita di tendang sampai terpental ke Aspal


Info Terkini - Aksi pembegalan di Kota Medan kembali mengganas. Kali ini korbannya Winda (23).

Perempuan yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) ini terpental ke aspal, setelah motor Honda Vario BK 5909 AHG yang ditumpanginya ditendang komplotan begal.
korban begal ini mengaku sempat diancam akan dibunuh.

"Pelaku begalnya ada empat orang. Mereka naik motor matic, dan mengancam saya pakai pisau," kata Winda saat membuat laporan di Polsek Medan Area
Warga Jalan Pusaka Pasar XIII, Desa Kolam, Kecamatan Percut Seituan ini mengatakan, aksi pembegalan yang dialaminya terjadi pada Rabu (14/11) sekitar pukul 06.00 WIB.

Saat itu, Winda berangkat dari rumah dengan niat bekerja di rumah majikannya yang berada di Jalan Sampali, Kelurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area.
Ketika melintas di depan SMA Negeri 8 Medan, empat pelaku yang diduga sudah membuntuti Winda memepetnya.

Kaget, Winda sempat berusaha tancap gas. Namun, salah satu pelaku yang duduk diboncengan menendang Winda hingga terpental ke aspal.
Dalam kondisi tak berdaya, salah satu pelaku mendekati Winda dan menodongkan pisau ke perut korban.

"Saya sempat berdiri mau ambil handphone yang ada di dashboard motor. Kemudian pelaku mengancam akan menghabisi saya. Karena takut, saya kemudian lari," ungkap Winda.
Dalam kondisi ketakutan, Winda berlindung di salah satu warung berharap pertolongan warga.

Nahasnya, pagi itu belum ada warga yang beraktivitas.
"Mereka kemudian kabur membawa motor dan HP saya.

Di jok motor juga ada dompet berisi sejumlah uang," kata Winda, seraya mengatakan pelaku ditaksir berusia 20 tahunan.

Tak hanya pembegalan, aksi penjambretan juga marak di wilayah hukum Polsek Medan Area.
Seorang korbannya, Fitri Andriani (29) kehilangan HP ketika melintas di Jalan Menteng VII, Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai.

"Saya mau beli paket kuota internet. Saat melintas di lokasi, HP saya dijambret. Saya kenal pelakunya," ungkap Fitri.
Ia mengatakan, pelakunya adalah Paul. Selama ini, Paul memang dikenal sebagai pelaku kejahatan.
Ia berharap kepada petugas Polsek Medan Area menindak tegas penjahat jalanan ini.
Kapolsek Medan Area, Kompol Kristian Sianturi tak menampik mulai maraknya aksi begal di wilayah hukumnya.

Kata Kristian, ia sudah menerima dua laporan korban. Saat ini, penyidik Unit Reskrim Polsek Medan Area tengah berupaya mengungkap kedua kasus ini.

"Setelah menerima laporan, anggota langsung melakukan olah TKP di lokasi. Saat ini sedang kami selidiki," kata Kristian.

Mantan Kasi Intel Brimob Polda Sumut ini mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat keluar rumah.
Ia meminta warga membantu petugas apabila mengetahui informasi menyangkut keberadaan pelaku kejahatan ini

Share on Google Plus

About lupa kulit

0 comments:

Post a Comment