13 bandara Indonesia bergabung dengan kampanye Earth Hour
Info Berita - Tiga belas bandara yang dioperasikan oleh operator bandara milik negara PT Angkasa Pura I (AP I) akan bergabung dengan kampanye global "Switch Off Earth Hour 2018" pada hari Sabtu, termasuk Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali.
Namun, kampanye tidak akan memengaruhi jadwal atau operasi penerbangan bandara.
Untuk menunjukkan dukungannya terhadap kampanye lingkungan global, pengalihan hanya akan diterapkan di beberapa bagian bandara.
"Lampu-lampu di beberapa daerah di 13 bandara akan dimatikan pada pukul 8:30 waktu setempat selama satu jam," kata wakil presiden layanan bandara AP I, Ramdan Pradarma, pada konferensi pers di Bali, Jumat.
Bandara Ngurah Rai di Bali akan menjadi pusat untuk kampanye pengalihan. Sakelar akan dilakukan di setidaknya tiga lokasi, yaitu di patung I Gusti Ngurah Rai di bundaran dekat bandara, papan nama bandara dan di gerbang bergaya Bali, Bentar, yang dekat dengan terminal internasional .
"Kami tidak dapat melakukan peralihan di terminal bandara karena akan mempengaruhi operasi bandara," tambah Ramdan.
Selain Ngurah Rai, bandara lain yang berpartisipasi dalam kampanye adalah Bandara Internasional Juanda di Surabaya, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di Makassar, Bandara Internasional Sepinggan di Balikpapan, Bandara Internasional Frans Kaisiepo di Biak, Bandara Internasional Sam Ratulangi di Manado, Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor di Banjarmasin, Bandara Internasional Ahmad Yani di Semarang, Bandara Internasional Adi Sutjipto di Yogyakarta, Bandara Internasional Adi Soemarmo di Surakarta, Bandara Internasional Lombok di Nusa Tenggara Barat, Bandara Pattimura di Ambon dan Bandara El Tari di Nusa Tenggara Timur.
Direktur pemasaran dan servis AP I, Devy W.A. Suradji mengatakan bahwa pemerintah ingin sekali bergabung dengan kampanye Earth Hour sebagaimana yang sejalan dengan misi perusahaan. "Sebagai perusahaan yang menghubungkan banyak tujuan wisata, yang sebagian besar adalah tujuan alami, kami menganggap ini sebagai kampanye global sejalan dengan misi kami karena kami tidak hanya membangun bandara, tetapi juga tujuan. Dan kami ingin mendidik semua penumpang untuk menjadi cerdas dan wisatawan hijau, "katanya.
Kegiatan terkait juga telah dilakukan oleh bandara dan masyarakat lokal di 13 bandara sejak 23 Maret, seperti program pembersihan sampah dan mengumpulkan tanda tangan petisi dari penumpang untuk mendukung kampanye Earth Hour.
Koordinator Earth Hour Bali, Sutan Tantowi Dermawan, mengatakan dia bersyukur bandara bisa berpartisipasi dalam kampanye global. "Kampanye ini bertujuan untuk mendidik masyarakat tentang pentingnya melestarikan lingkungan kita," katanya, seraya menambahkan bahwa kampanye yang diprakarsai oleh World Wildlife Fund (WWF) pada 2007, telah diadopsi di setidaknya 180 negara di seluruh dunia. .


0 comments:
Post a Comment