
Info Terkini - Polres Metro Bekasi Kota membekuk delapan anggota gangster yang menamakan dirinya 'Gangster Jakarta'.
Mereka biasa beraksi membegal korbannya, yakni berkendara motor sendirian pada malam hari.
Wakil Kapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana mengatakan kebanyakan pelaku masih remaja.
Delapan orang berhasil dibekuk yakni HS (16), MDS (16), MZ (16), DF (16), A (17), David Ramadhan (19), Y (16), Nurdin (20).
Berikut TribunJakarta.com himpun sejumlah fakta tentang Gangster Jakarta.
Satu orang buron
Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyani mengatakan para remaja pelaku begal total ada sembilan.
Delapan orang sudah diamankan petugas.
"Satu orang inisial NPL alias Black masih kita buru," kata Eka
Para pelaku membegal korbannya di Jalan Raya Pengeran Jayakarta, Harapan Mulya, Medan Satria, Bekasi.
Korban bernama Hadi Suryadi saat berkendara motor yang tengah melintas sendirian.
Akibat dibegal anggota Gangster Jakarta dini hari itu, korban mengalami luka bacok di kepala dan punggung.
"Pelaku mencoba merampas sepeda motor dan ponsel korban," Eka menambahkan.
Gangster Jakarta belum sampai membawa kabur motor korban karena warga memergokinya.
Bersembunyi di Pekayon
Berdasarkan laporan atas kejadian yang menimpa korban Hadi Suryadi, polisi segera menyelidiki kasus ini.
Tak membutuhkan waktu lama, polisi langsung mendapatkan identitas anggota Gangster Jakarta.
Alhasil, delapan orang dapat dibekuk di tempat persembunyiannya di daerah Pekayon, Bekasi Selatan.
"Kita tangkap hari itu juga, di sebuah kontrakan di Bekasi Selatan," jelas dia.
Penyidik menjerat para tersangka pasal 365 KHUP tentang perampokan. Ancaman hukuman 12 tahun penjara.
Barang bukti yang disita berupa sembilan ponsel, enam sepeda motor, samurai, parang, dan celurit panjang.

Sembilan kali beraksi
Polres Metro Bekasi Kota berhasil membekuk delapan orang komplotan Gangster Jakarta.
Dalam semalam, Gangster Jakarta tersebut dapat beraksi sebanyak sembilan kali di wilayah Bekasi.
Polisi mengatakan sekalipun masih remaja Gangster Jakarta cukup membahayakan.
Mereka beraksi menggunakan senjata tajam dan mengincar korban yang berkendara seorang diri di malam hari.
"Dari pengakuan tersangka, dalam semalam mereka beraksi di sembilan titik di Bekasi Kota," ungkap Eka.
Lalu di Bekasi Utara dekat Stasiun Bekasi, berhasil merampas empat ponsel.
Terakhir sebelum dibekuk, mereka beraksi di Jalan Pangeran Jayakarta, Harapan Mulya Medan Satria.
Mereka membegal di sembilan titik itu terjadi pada Kamis, 3 Januari 2019.
Beraninya keroyokan.
Gangster Jakarta menggunakan motor dan konvoi selama berkeliling mengincar korbannya.
"Di TKP (tempat kejadian perkara) yang terakhir ini mereka sempat ingin mengambil sepeda motor korban," ungkap Eka.
Selama beraksi Gangster Jakarta selalu melengkapi diri dengan senjata tajam seperti golok, parang hingga samurai.
Mereka tak segan melukai korbannya saat berusaha merampas barang-barang berharga.
"Korban sampai sekarang masih dirawat di RSUD Kota Bekasi akibat luka yang dideritanya," jelas dia.
"Anggota gengster ini beranggotakan sembilan orang yang semuanya adalah remaja putus sekolah," jelas dia

0 comments:
Post a Comment